Bahasa Inggris bagi sebagian orang itu mudah tapi bagi yang lainnya menganggap sangat sulit. Berbagai alasan dikemukakan seperti :

1. “Saya sudah belajar Bahasa Inggris lama tapi kok belum bisa-bisa ya?’

2. “Mungkin Bahasa Inggris bukan bidang saya, jadi sulit untuk dipelajari”

3. “Kita harus sekolah atau kuliah dulu jurusan Bahasa Inggris agar bisa”

4. “Bagaimana ya, agar saya bisa cepat balajar Bahasa Inggris?”

Masih banyak lagi pertanyaan yang berkecamuk di hati tentang Bahasa Inggris.

Perlu Anda ketahui, bahwa Bahasa Inggris bisa dipelajari dan dimengerti oleh siapa saja tanpa kecuali. Orang belajar Bahasa Inggris bukan tidak bisa tetapi karena TIDAK MAU.  Saya sebelum terjun ke dunia Internet Marketing adalah seorang Pengajar Bahasa Inggris di salah satu Lembaga Bahasa terkenal di Jakarta.

Saya biasanya sebelum memulai suatu program tertentu yang telah mereka pilih apakah Conversation Class, Business Level atau General English, saya mengajukan beberapa pertanyaan, “Apakah semua mau pintar berbahasa Inggris?” jawabannya pasti ” YA MAU”.  Kemudian saya menegaskan kepada mereka, kalau kamu bisa menjawab semua pertanyaan saya dengan kata “MAU”, saya jamin kamu pasti pintar Berbahasa Inggris. Inilah pertanyaannya:

a. “Apakah kamu mau menyempatkan kira-kira 15 menit saja untuk belajar Bahasa Inggris setiap hari?”

b. Apakah kamu mau mendengarkan berita TV/Radio dalam Bahasa Inggris 10 menit saja setiap hari?”

c. Apakah kamu mau mengeluarkan sedikit biaya untuk beli/pinjam/foto copy buku Bahasa Inggris yang berhubungan dengan Grammar, Tenses atau lainnya setiap bulan atau 2 bulan sekali?”

Tidak semua dari mereka menjawab “MAU” dengan berbagai alasan seperti malaslah, sibuk, capek habis bekerja/sekolah, bosan atau lagi “Dating“, dll. Saya pikir waktu kurang lebih 20 menit setiap hari bukanlah waktu yang lama, tapi kemauan yang keras adalah lebih penting dari semuanya.

Banyak di antara kita yang menginginkan bisa Pintar dalam Conversation atau percakapan dan pandai dalam menulis bahasa Inggris secara benar tetapi mereka tidak pernah berpikir itu hanyalah bagian dari Output. Sedangkan kita tidak berpikir tentang Input. Belajar membaca dan mendengarkan adalah Input dalam konsep Bahasa Inggris. Bila kita telah belajar dan menguasai Input, secara otomatis Output kita bisa. Jadi “MAU” dalam hal ini adalah saya menekankan usaha Input dulu. Belajar Bahasa Inggris adalah proses berkesinambungan bukan sulap yang kita kebut semalam atau sebulan bisa langsung mahir.

Berikut adalah cara saya mempelajari Bahasa Inggris dengan prinsip  Little but often :

1. Membaca

Bacalah semua buku yang berbau Bahasa Inggris mulai dari buku impor, majalah, koran, brosur, banner, apa saja tanpa kecuali. Dalam membaca uga jangan pilih-pilih topik, sikat semua segala jenis topik. Kalau sudah biasa membaca, yang keluar kata-katanya itu-itu saja. Jika tidak  tahu artinya coba membuka kamus. Belilah kamus kecil (pocket) yang bisa dikantongi. Bila lupa buka lagi, jangan pernah bosan. Saya sampai 4 kali membuka kamus hanya dengan kata yang sama.

Bila membuka kamus dengan kata yang susah jangan hanya memperhatikan artinya saja tetapi perlu dipahami juga jenis katanya (adjective, noun, verb, etc), arti kata lain, contoh penggunaan, idiom-nya, dll. “Mengapa saya melakukan ini?” Yaitu bertujuan agar Grammar kita bagus saat percakapan dan menulis.

Bagi yang merasa Inggrisnya parah banget mulailah dengan buku anak-anak atau sekelas SD dulu. Jangan berpikir “Lho saya sudah dewasa kok belajar buku anak-anak”. Itulah tahapan yang harus Anda lalui terlebih dahulu. Coba cerna pengetahuan kosa kata, dan penggunaan kalimatnya. Bila sudah merasa mahir lalu naik kelas, yaitu belajar buku kelas SMP dan seterusnya.

2. Mendengarkan

Televisi adalah media belajar Bahasa Inggris yang sangat ampuh. 10 menit setiap hari saya kira sudah cukup. Kita bisa belajar pronunciation, accent, body languange, mouth movement, dll. Dari sini kita akan mengetahui apakah mereka sedang marah, sedih, senang ataupun menangis. Bagi pencinta film barat bisa menjadi media yang menyenangkan. Setiap negara mempunyai accent yang berbeda-beda tetapi lama-lama kita akan mengetahui ini orang dari mana dari cara mereka mengucapkan Bahasa Inggris.

Untuk yang belajar dengan media televisi, bila dibawahnya ada teks terjemahan, usahakan tidak membacanya, latih kemampuan pendengaran atau listening Anda. Dengan sendirinya kosa kata akan bertambah. Lama-lama kalau sudah terbiasa akan merasa ada yang kurang kalau tidak mendengarkan berita Bahasa Inggris hari itu.

Persewaan CD/VCD yang murah bisa dijadikan alternatif untuk melatih listening Anda. Yang penting fokus dalam usaha meningkatkan skill berbahasa Inggris.

3. Pergaulan

Pergaulan bisa dilakukan secara langsung dengan orang asing di cafe, kantor, tempat kursus/sekolah atau di mana saja yang memungkinkan Anda bisa berinteraksi dengan mereka. Dengan kemanjuan teknologi dan internet, melalui situs jejaring sosial seperti facebook, twitter, dll bisa juga menjadi sarana yang menyenangkan sekaligus untuk memupuk persahabatan.

Jangan pernah takut untuk mempraktekkan. Jangan takut salah terutama pada teman mancanegara yang Bahasa Inggrisnya Anda pelajari. Cara ini akan membuat Bahasa Inggris Anda akan meningkat secara drastis.

4. Menulis

Dulu saat saya mulai mendalami Bahasa Inggris sampai sekarang, setiap target hidup, daily schedule, notes, jurnal pribadi, dll saya tulis dalam buku kecil atau lembaran post-it dan saya tempelkan di dekat komputer rumah atau kantor.  Latihan ini akan membantu anda meningkatkan dan melatih mengembangkan ide dan memperpanjang kalimat.

Bahasa Inggris itu tak ubahnya seperti pacar. Kalau kita mau perhatian sama dia, mencurahkan segala usaha untuknya, berkorban untuknya (berkorban membeli buku maksud saya), I’m sure English will also love you very much. Ada teman saya berkata, “Bila kita tidak mau diperbudak oleh buku jangan pernah dia menyayangi kita”.

Cara diatas lebih memfokuskan pada cara belajar mandiri (Autodidact), sementara yang belajar melalui lembaga Bahasa atau kursus diharapkan mematuhi beberapa aturan agar cepat menyerap pelajaran yang diberikan oleh Teacher Anda seperti :

a. Selalu hadir dan berpartisipasi di kelas.

Walaupun Anda tidak mempersiapkan diri dalam kursus sebelum berangkat, di kelas adalah saat terbaik untuk praktek.

b. Belajar setiap hari.

Setiap modul yang diberikan supaya dipelajari secara tuntas termasuk latihan di dalamnya. Syukur-syukur 1-2 jam sebelum kursus dimulai dipersiapkan secara matang.

c. Belajar Grammar!

Saya pikir Grammar adalah tulang punggung dalam belajar Bahasa Inggris. Bila belum mengerti coba review sekali lagi terutama untuk basic structure.

d. Praktekkan

Setiap topik yang diberikan, coba Anda praktekkan dalam menulis, percakapan dan tes pendengaran.

e. Minta bantuan (get help).

Bila belum mengerti bisa bertanya atau diskusi dengan guru, teman yang mampu atau saudara yang lebih mengerti.

f. Time Management.

Semua skedul diatas akan terlaksana dengan baik bila Anda mampu mengatur waktu. Tidak ada artinya segala rencana yang telah Anda susun demi peningkatan kemampuan berbahasa Inggris tanpa meluangkan waktu sedikitnya 15-20 menit setiap hari untuk mempraktekkannya.

“Practice makes you perfect”.

Berikut adalah beberapa buku yang saya rekomendasikan untuk di beli atau dipelajari atau difoto copy atau pinjam dari teman adalah:

1. Kamus terbaik menurut saya : Kamus Inggris Indonesia karangan John M. Echols dan Hassan Shadily.

2. Cliffs TOEFL : Preparation Guide – Test of English As A Foreign Language karangan Michael A. Pyle, MA  and Mary Ellen Munoz Page, MA.

3. Barron’s How to Prepare for the TOEFL : Test of English As A Foreign Language karangan karangan Pamela J. Sharpe, Ph D.

4. The Heinemann  English Grammar : An Intermediate Reference and Practice Book karangan Digby Beaumont and Colin Granger.

5. English Vocabulary In Use karangan Michael McCarthy and Felicity O’Dell.

6. ABC (Accurate, Brief, Clear) English Grammar : Tata Bahasa Inggris karangan John Surjadi H, Drs. S. Koentjoro dan Drs. Manaf Asmoro Seputro.

Sebenarnya semua buku itu bagus dan pasti bermanfaat kalau kita mau menyempatkan waktu untuk membacanya. Sebagus apapun buku tersebut bila kita membiarkannya saja di rak buku menjadi mubazir.

Selamat Belajar Bahasa Inggris!