Cara menjadi Blogger ProfesionalMembuat blog dan menyetingnya adalah mudah. Mungkin tidak sampai 3 jam Anda telah mampu install wordpress, pasang header sampai plugin yang diperlukan, namun bertahan lebih dari setahun atau bahkan 2 tahun tentu tidaklah gampang. Saya telah membuktikannya sendiri.

Mampu memanage dan memonetisasi blog selama bertahun-tahun adalah pekerjaan seorang Blogger Profesional yang tentu membutuhkan energi dan syarat yang harus dipenuhi. Ribuan Blogger baru datang tiap hari dan itu tentu menjadi saingan Anda.

Menjadi Blogger Fulltime sangat didambakan oleh setiap orang dan menjadi pertanyaan bagaimana cara mencapainya. Bila Anda telah bisa memenuhi semua syarat yang akan dijelaskan dibawah, saya yakin Anda akan lulus menjadi Blogger Profesional dengan income yang cukup untuk menutupi kebutuhan Anda walaupun Anda telah mempunyai keluarga atau tanggungan sekalipun.

Berikut adalah syarat untuk menjadi Blogger Profesional:

1. Passion yang Tinggi

Sekali Anda menentukan Goal-nya dan pastikan bahwa Anda mempunyai passion dan semangat yang tak kenal lelah. Namun perlu diakui bahwa income yang tinggi juga bisa didasarkan oleh dimana ada muaranya uang. Contohnya bila Anda tidak tertarik bidang Gardening namun setelah dilakukan riset keyword terdapat demand (search result) yang tinggi tiap bulannya dengan tingkat kompetisi yang rendah, maka tidak ada salahnya untuk dicoba dibuatkan website dengan niche Gardening. Sementara untuk konten-nya bisa dioutsource.

2. Belajar dan Praktik skills Utama

Berikut adalah skill utama yang harus Anda miliki sebagai seorang Blogger Profesional seperti :

– Cara menulis artikel yang benar.

– Pengetahuan Basic SEO (Search Engine Optimization).

– Photoshop dasar/Photo Editing

– Membuat Video untuk promosi atau kebutuhan lainnnya.

– Belajar media social seperti Facebook dan Twitter.

– Menguasai website analysis (Contoh menggunakan Google Analytics, dll)

– Mempelajari technical skills.

3. Memperlakukan Blog seperti Bisnis

Perlakukan blog Anda seperti bisnis real! Diperlukan sentukan yang serius, disiplin waktu, pengaturan pengeluaran uang yang seefisien mungkin, penerapan strategi menetisasi dan promosi, menghindari cara-cara kotor dan sebagainya.

4. Mampu Melewati Masa kritis

Jangan pernah menyerah walaupun mungkin blog Anda belum menghasilkan income yang layak. Cara lain yang lebih rasional adalah jangan pernah meninggalkan perkerjaan lama Anda sebelum blog Anda benar-benar menghasilkan. Transisi profesi ini sering kali menimbulkan kegelisahan dan kekawatiran.

Pertimbangkan dengan benar bahwa setiap sumber income yang Anda pilih bisa recurring income yaitu maksudnya terjadi income terus menerus tiap bulannya. Ini penting, paling tidak mampu menutupi biaya tetap yang telah Anda keluarkan setiap bulan.

5. Belajar Pengetahuan lainnya

Pengetahuan lainnya yang tidak kalah pentingnya adalah seperti:

– Menguasai strategi mendatangkan traffic.

– Diverisifikasi sumber income

– Mengembangkan blog agar tampak lebih professional.

– Dll.

6. Mengatur Waktu dan Budget

Investasi utama yang sudah pasti Anda keluarkan adalah waktu dan uang. Tanpa kedua faktor tersebut saya yakin blogging Anda kurang menghasilkan. Makin banyak waktu dan uang yang Anda sisihkan, tentu hasilnya juga makin besar. Pengeluaran uang yang utama biasanya meliputi pembelian Hosting, Domain dan Tool-tool yang bermanfaat.

7. Mampu Memonetisai Blog

Waktu memonetisasi blog menurut pengalaman saya bila Blog tersebut telah minimal 30 artikel. Prosesnya bersamaan dengan strategi promosi. Bila promosi sudah bagus (traffic cukup tinggi) namun hasilnya tidak memuaskan maka saya akan merubah cara monetisasinya.

8.  Belajar Cara Mengembangkan Blog

Ingat pepatah dalam Ekonomi atau Investasi “ Don’t put your eggs in one basket”. Bila Anda telah mampu menghasilkan uang dari satu blog/website jangan pernah berhenti tetapi lakukan diversifikasi niche/micro niche yang lain. Bila ada salah satu atau dua blog Anda yang mampet/ tidak menghasilkan karena kena dampak dari Google Update (seperti Panda tahun 2011 & Penguin tahun 2012), maka Anda masih punya penghasilan dari website yang lain. Ini gunanya menempatkan resiko bisnis di berbagai tempat yang berbeda.

Berikut beberapa tips cara mengembangkan blog:

–         Email Marketing.

–         Buat ebook sendiri

–         Menawarkan backend product

–         Coba jenis penghasilan lainnya (Multi stream income).

–         Lakukan penawaran joint venture

–         Dll.

IMAGE BY VICTORLEZHEPEKOV

Tagged with:

Filed under: Blogging

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!