Perbedaan Minisite, Website Micro Niche and NicheArtikel ini saya buat untuk Pemula dalam dunia Internet Marketing yang belum mengetahui perbedaan secara jelas antara Minisite, Website Micro Niche dan Niche. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan dalam prakteknya.

Mengetahui jenis pasar sangatlah penting. Mengapa? Karena dengan demikian Anda tidak akan sia-sia bila ternyata pasar ceruk tersebut tidak menguntungkan dan sulit untuk dikembangkan. Dalam dunia Internet Marketing berlaku hukum “Sedikit sentuhan terhadap niche yang Anda pilih, maka akan sedikit pula hasil yang Anda peroleh”.

Maksudnya? Sentuhan di sini mempunyai arti yang sangat luas. Mulai dari riset keyword/pasar yang mendalam, update konten, interaksi dengan Pengunjung, berbagai teknik promosi, penerapan berbagai sumber pendapatan dan lain-lain.

1. Apa itu Minisite

Adalah website yang dibuat dengan cukup sederhana yang menawarkan 1-2 produk di dalamnya, namun biasanya cuma 1 produk saja. Produk yang dimaksud adalah affiliate seperti dari Amazon, clickbank, Shareasale, Commission junction dan merchant lainnya. Keyword yang ditargetpun sekitar 3-5 saja dengan keyword utama sebagai nama Domain. Keyword tambahan bisa diterapkan pada page website. Website tersebut bisa dari WordPress.org atau blog statis yang dibuat dari program Dreamweaver atau aplikasi program lainnya. Keyword yang pakai sering berhubungan dengan nomer merek atau jenis produk secara spesifik.

Kelebihan dari Minisite adalah karena menembak dengan keyword tertarget maka akan mudah menempati rangking 1-3 atau halaman utama SERP Google hanya dalam tempo hari saja. Tingkat konversi juga cukup dengan traffic rata-rata 5-10 perhari. Relatif sedikit sentuhan dan bila beruntung dapat bertahan cukup lama dengan keyword tertarget tersebut.

Kekurangan dari Minisite adalah website ini sulit untuk dikembangkan karena keterbatasan konten atau artikel yang tersedia baik di merchant atau sumber lainnya. Cepat sekali terkena dampak Google Panda & Penguin sehingga tiba-tiba jatuh dan hilang dari SERP Google. Biaya yang dibutuhkan juga cukup tinggi yaitu karena Anda harus membeli puluhan Domain (30-60 Ministe) dengan Hosting yang Unlimited untuk bisa menghasilkan ribuan dollar.

2. Apa itu Website Micro Niche

Yaitu website yang menampilkan beberapa jenis produk dari berbagai merek yang tersedia. Diperlukan riset keyword yang cukup agar bisa mendapatkan keyword tertarget agar bisa relatif cepat muncul di halaman depan Google.

Kelebihan dari website Micro Niche adalah cukup tersedianya konten sehingga Anda tidak kekurangan bila ingin update atau memperbanyak artikel. Biayanyapun tidak sebesar Minisite yaitu sekitar 15-20 website agar bisa menghasilkan ribuan dollar per bulan. Website Micro Niche cukup lama bertahan di SERP Google karena tersedinya konten yang memadai.

Kekurangan dari website Micro Niche adalah diperlukan kerja dan sentuhan yang cukup dan waktu yang relatif lama agar dapat terindex oleh search engine Google. Kalau tidak cermat akan terkena dampak Google Panda dan Penguin. Maka update konten sangat diperlukan.

3. Apa itu Website Niche

Adalah website yang menempati ceruk pasar tertentu dengan variasi produk dan jenis yang cukup banyak. Bila konten di dalamnya telah lebih 100 buah, maka pihak Google akan memberikan “TRUST” kepadanya, sehingga sulit terkena dampak Google Panda dan Penguin.

Kelebihan website Niche adalah Anda tidak mengeluarkan biaya yang cukup banyak untuk menghasilkan ribuan dollar perbulan, ya mungkin sekitar 3-5 Domain saja sudah cukup. Dengan domain yang tidak terlalu banyak namun Anda cuma dituntut untuk selalu memberikan “Value” berkualiatas di website niche secara berkala agar selalu menjadi rujukan untuk keyword niche yang Anda target.

Kekurangan dari website niche adalah Anda membutuhkan waktu yang cukup lama agar terindex dengan baik oleh Google dan perlu sentuhan yang cukup dengan konten yang banyak. Diperlukan waktu untuk mengelolanya dan strategi yang jitu untuk mendapatkan “Multiple Stream Income”.

Apapun yang Anda pilih, yang terpenting adalah selalu fokus dengan tujuan awal Anda membuat Website tersebut. Mempunyai passion terhadap topik website yang telah Anda pilih hasilnya akan lebih baik karena Anda tidak akan kehilangan gairah untuk mengelola dan mengembangkannya menjadi website otoritas kelak.

Bagi saya sendiri, dari pada Minisite lebih baik Micro Niche atau Niche Market dengan topik yang berbeda. Mengapa? Karena sekarang Google itu bukanlah sebodoh 5-10 tahun yang lalu, yang mampu kita kibuli dengan teknik black hat atau SEO tertentu. Dengan diluncurkannya Google Panda dan Penguin, sudah jutaan website yang “No Value”, No Update and Spamming pelan-pelan tapi pasti akan terkena dampaknya cepat atau lambat.

Berikut adalah salah satu website Niche saya yang berbahasa Inggris : www.motherhealth.info.

Saya masih mempunyai beberapa website niche yang lain dengan topik yang bervariasi. Sebelumnya saya fokus di banyak minisite dengan promosi yang keras. Namun belakangan memberatkan menurut saya karena bila renewal Domain datang maka akan banyak biaya yang saya keluarkan. Namun sekarang saya Cuma fokus di beberapa Domain saja dan lebih senang update konten dan strategi monetisasi website. Dengan demikian saya berharap semua  website saya aman dari pinalti Google.

Semoga Bermanfaat!

IMAGE BY SEAN MAC ENTEE

Tagged with:

Filed under: Niche Market

Like this post? Subscribe to my RSS feed and get loads more!